Bintang di Langit

Ngeliatin bintang di langit adalah salah satu saat yg gw suka, pada saat itu gw bisa merasa damai banget, bahagia, walaupun ngeliatnya sendirian. Flashback ke belakang, gw mulai suka liatin bintang sejak gw baca salah satu seri buku Chicken Soup for Teenage (gw lupa yg nomor berapa), kalau nggak salah, tentang bagian ‘kehilangan’. Sebelum neneknya meninggal, dia meninggalkan pesan akan selalu mengawasi cucunya. Dan, setelah neneknya meninggal, ketika malam tiba, si cucu ini melihat ke langit, dan menyakini bahwa bintang yang paling terang itu neneknya, yang selalu menjaganya dari atas sana.

Mungkin, pas gw baca cerita ini, gw baru kehilangan ema dan Ma Lan (cicinya mama yg paling tua, dan gw deket banget sm dia), dalam waktu yg relatif singkat (6 bulan), gw merasa cerita ini bener-bener menyentuh hati gw. Gw jg percaya kalau bintang yg paling terang itu Ma Lan, dan dia akan selalu ada di sana buat gw, ngawasin n menjaga gw dari jauh. Bahagia banget rasanya. :)

Gw sempat melupakan kebiasaan ini seiring berjalannya waktu, tapi suatu malam di dorm, gw tiba-tiba ngeliat langit, dan it’s so hard to find 1 star. I don’t know why. It hurts me at that time. Dari situ, gw mulai lagi mencari kapan ada bintang di langit, dan hobi merhatiin bintang kembali lagi. At that time, a friend of mine helped me to find the stars in the sky, big thanks for you. Dari situ, gw jadi tau kalau bintang itu banyak di langit antara jam 7-jam 8, kalau semakin malam, bintang semakin sedikit.

Padahal, sebelumnya gw sempet mengira kalau di Cikarang itu susah buat cari bintang, hehehe. It’s so good for me to see the stars in the sky, bisa ngerasa damai, tenang, relax, dan mungkin sedikit romantis, hehehe. ;)

2 thoughts on “Bintang di Langit”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>