Category Archives: Opinion

Gara-gara Demo

Pertama-tama, Selamat Hari Paskah! Gapapa  ya telat seminggu, masih masa Paskah ini :)

 

Ngomong-ngomong soal demo, sebenarnya nggak ada yang salah sama demo. Orang yang mau demo rela-rela aja buat panas-panasan, nggak kerja, atau nggak melakukan rutinitas harian dia untuk menyampaikan pendapat dan keinginannya. Yang bikin jadi nggak enak, kalau sampai gara-gara mereka demo jadi ngerugiin banyak orang.

Ambil contoh aja, Jumat minggu lalu, pas gw mau jemput mama di Gambir. Keretas yang harusnya sampai Gambir jam 11 kurang (karena jam 11 udah jadwal Cireks balik ke Cirebon), masih tertahan di Cikarang gara-gara ada demo KRL di Bekasi (katanya sih gara-gara KRLnya rusak-rusak mulu, dibenerin nggak bener-bener). Iya sih kegiatan mereka jadi terhalan karena KRL rusak, tapi kan masih ada opsi kendaraan lain. Continue reading

Dokter-dokter Baik Hati

Lanjutin posting kemarin, jadi keingat sama dokter-dokter yang baik hati.

1. Pas mama lahiran gw dokternya nggak bayar, yang bayar rumah sakitnya. Kalau ga salah, malah dari periksa-periksa pas hamil udah gratis. dr Pim namanya

2. Pas masih kecil, gw ingat ada 1 dokter (dr Ali), yang paling ingat kalau kita ke sana, pas ditanya bayarnya berapa, dokternya jawab terserah. Nggak mau dibayar gitu dokternya. Menurut cerita mama, dokter ini bukan yang dikit-dikit kasih antibiotik, dikit-dikit periksa lab. Tipe-tipe dokter yang dengerin pasien sakitnya apa dulu.

 

Dokter

Lanjut ah, mumpung lagi semangat nulis, mumpung malam minggu, mumpung lagi nungguin ujan brenti.

Belakangan ini lagi heboh banget kasus kriminalisasi dan malpraktik dokter. Ada macam-macam aksi dokter menanggapi kejadian ini, ada yang doa bersama, ada yg demo, pakai pita hitam, dll.

Abis itu, mulai ‘heboh’ orang-orang komentar tentang dokter-dokter yang komersil, cm jualan obat dan kurang perhatian terhadap si miskin. Untungnya, di tengah-tengah hebohnya berita-berita tentang dokter ini, ada berita tentang seorang dokter di Solo yang umurnya udah 79 tahun.

dr. Lo Siaw Ging justru beda dengan dokter kebanyakan, dia malah marahin pasiennya yang ngotot bayar padahal nggak punya uang. Beliau juga malah bantu biaya obat orang-orang yang nggak mampu tsb. Mengharukan banget. Baca cerita lengkapnya di sini. Hari ini juga ada beritanya di kompas.com.

Jadi dokter entah karena panggilan entah karena melihat peluang karir yang menjanjikan, itu semua balik lagi ke masing-masing individu. Buat kita-kita yang bukan dokter, udah untung ada yg mau jadi dokter kan? Sekolahnya susah dan nggak murah, abis itu kerja tanggung jawabnya berat. Kerja nggak ada jam pastinya, kalau ada panggilan darurat, mau subuh-subuh mau tengah malam, mesti siap sedia. Ada banyak dokter juga yang memang terpanggil untuk melayani di daerah terpencil.

Kalau memang ada yg akhirnya senang kasih resep obat-obat non-generik karena bakal dapat hadiah dari produsen obat, ya itu juga pilihan masing-masing orang. Continue reading

Campur-campur

Bingung mau kasih judul apa 😛

Tenggorokan akhirnya sembuh, Jumat/Sabtu minggu lalu. Nggak enak banget kalau udah sakit, ngomong susah, makan susah, belum lagi ditambah flu. Sebel juga kalau diingat-ingat padahal makan gorengannya pun nggak banyak :(. Biar jadi reminder kalau mesti jaga kesehatan karena abis ini jadwal bakal lumayan sibuk lagi. Jadi reminder juga kalau makan gorengan nggak boleh banyak-banyak mesti seimbang sama yg kuah-kuah, kukus-kukus, dan nggak berminyak.

Tujuh Belas Agustus. Ngomong-ngomong hari Kemerdekaan yang jatuh Sabtu minggu lalu, jadi kangen masa-masa dulu masih sekolah. Pasti ada yg ada aja sesuatu yg berbeda. Yg pasti kan upacara bendera, abis itu kadang ada bazaar atau class meeting. Kalau sekarang? Pengennya santai-santai aja :P. Sayangnya kali ini gw nggak bisa santai-santai malah harus berjuang menghadapi 3 hari melelahkan yang nggak-perlu-tapi-penting :D. Yg penting akhirnya beres deh! Apakah itu? Rahasia donk. Hahaha. Continue reading

Kegiatan Akhir Pekan

weekendApa kegiatan akhir pekan favoritmu?

Saya sih lebih senang tinggal di rumah dan nonton TV. Males pergi ke luar soalnya banyak banget orang nge-date! Hahaha. Kemana-mana rame dan penuh orang. Pergi belanja, lama antrinya. Pergi makan, lama tunggu makanannya. 😛

Lagi senang nih soalnya Masterchef Indonesia 3 udah dimulai. Gw memang nggak rajin ngikutin tiap episode-nya, tapi kalau memang pas wiken pas udah jam 5 udah bisa nonton, nggak mungkin gw pilih yang lain. Continue reading